Wednesday, May 10, 2006

Low Motivation


Belakangan gue ngerasa motivasi kerja gue sedang rendah banget. Datang ke pabrik ngga' begitu semangat kayak dulu-dulu, gue lebih ngerasa hanya ngejalanin kewajiban saja, sambil bersosialisasi dengan teman-teman.

Mungkin karena situasi perusahaan yang sedang 'low volume' dengan diikuti kemungkinan penciutan organisasi. Jumlah line produksi yang berkurang (sebagian ditransfer ke Thailand dan Malaysia), produk dengan tingkat kesulitan yang biasa-biasa saja, kapasitas produksi yang di atas kebutuhan pengiriman, dan lain-lainnya membuat gue merasa 'tak tertantang' untuk bekerja keras. Yang tinggal adalah kerja-kerja rutin saja, yang bisa dilakukan oleh para Supervisor gue. 'Bukan porsi gue' itu barangkali kata kuncinya, sehingga sering gue ngerasa bosan mengerjakan tugas-tugas yang ada.

Apalagi juga ada isu-isu perusahaan akan tutup, lantai produksi akan dikurangi (dari 2 lantai menjadi satu saja), tenaga kerja kontrak tidak akan diangkat menjadi karyawan permanen, Serikat Pekerja yang 'berulah', sebagian karyawan akan ditempatkan di plant Malaysia, dan macam-macam lainnya yang membuat suasana menjadi tidak senyaman sebelumnya.

Kondisi low motivation ini paling terasa kalau gue masuk malam. Dengan tidak adanya meeting antar departemen, kontrol yang kurang (karena tidak ada Managers di shift malam), pekerjaan yang cenderung hanya pengawasan dan tindak lanjut dari shift siang, juga faktor 'jam tubuh' yang secara alami menginginkan istirahat, membuat semuanya semakin ngga' ada tantangannya.

I need new challenges and endeavours in my job !

Friday, February 17, 2006

Green Belt - Six Sigma Training

Hari Jum'at ini 17/Feb gue masuk kerja 2nd shift. Ini dimaksudkan agar besok Sabtu bisa masuk kerja pagi-pagi karena harus berangkat mengikuti Green Belt - Six Sigma Training ke Johor Bahru.

Six Sigma Training bagi Jurong HiTech telah dimulai sejak awal Januari 2006 ini. Diadakan setiap akhir minggu (Sabtu atau Minggu) di beberapa lokasi (tergantung group training). Bagi para Black Belters, diadakan di Raffles Marina Resort di Singapore. Sementara untuk Green Belt Group 2 dimana gue berada, diadakan di Hotel Selesa di Johor Bahru, Malaysia. Untuk Green Belt Group 1, sampai saat ini gue ngga' tahu dimana diadakan. Kemungkinan besar di Singapore karena Group 1 didominasi oleh JHTS staff.

Schedule Group 2 padat sampai akhir Mei 2006. Setiap akhir minggu. Berarti udah ngga' ada lagi yang namanya hari istirahat. 6 hari kerja di plant dan 1 hari untuk training. Karena itu gue harus pintar-pintar membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.

Singkatnya, setiap akhir minggu gue harus menyiapkan tas, dokumen, dan tentu saja badan ini agar siap naik ferry selama 1.5 ~ 2 jam dari International Ferry Terminal Batam Centre menuju Stulang Laut Ferry Terminal di Johor Bahru.

Thursday, February 16, 2006

Lama Tak Hadir

Banyak peristiwa datang dan pergi silih berganti sejak posting terakhir gue. Banyak banget, sehingga gue ngga' bisa bilang di sini satu persatu. Dan karena kemalasan juga, ngga' satupun juga yang sempat gue tulis.

Ah... lewat lagi beberapa episode kehidupan gue tak tercatat.

Semakin banyak hari dijalani, semakin panjang jalan kehidupan terlewati, tetapi semakin pendek dan dekat jarak diri ini ke liang kubur. Apakah aku sudah siap menghadapNya mempertanggungjawabkan semua sisi kehidupan duniawiku?

Tak Bisa Akses

Ah, akhirnya bisa posting lagi di blog ini. Udah lama sekali ngga' bisa akses, entah kenapa. Padahal aku terus mencoba membuka site ini dari akses internet perusahaan, tapi ngga' bisa-bisa. Tiap kali mau dibuka, koneksinya lama banget. Meski ditunggu dan muncul tanda udah tersambung, tapi di layarnya tetap saja blank ngga' ada apa-apa.

Nah sekarang ini udah bisa akses lagi. Ada teman yang ngajarin gimana nembus server perusahaan. Ternyata manjur dan bisa akses ke blog ini. Selama ini ternyata beberapa situs memang diblokir perusahaan, biasalah proteksi kebijakan.....

OK, past is past. Let me write whatever I want to write here. I have lot of things to write actually, but some memories gone already because I can't post it here on time.

However, I'm going to write in anytime I can access my personal blog.

Fairytales

Maybe we'll live and learn
Maybe we'll crash and burn
Maybe you'll stay
Maybe you''ll leave
Maybe you'll return
Maybe another fight
Maybe we won't survive
Maybe we'll grow we'll never know
Baby, you and I we're just ordinary people
Maybe we should take it slow,
We're just ordinary people
We don't know which way to go
Cause we're ordinary people
Maybe we should take it slow.."

-John Legend, Ordinary People

Friday, November 25, 2005

Hearing di DPRD

Kamis 25/Nov ini tadi aku ke DPRD Batam untuk hearing dengan Komisi 4 menyangkut persoalan perselisihan perburuhan dengan anggota Serikat Pekerja yang di-PHK bulan lalu. Pihak perusahaan diwakili oleh aku (Produksi) dan Heriyati (HR) ditemani oleh Pak Ricky dari Tunas Karya dan Mba' Wati dari BBC (Batamindo Bussiness Council).

Dalam acara yang seharusnya hanya menjadi ajang dengar pendapat tersebut, terjadi pemihakan yang sangat kentara oleh anggota Komisi 4 kepada para ter-PHK. Kecenderungan untuk menyalahkan perusahaan telah terlihat dengan sangat jelas dari awal sehingga atmosfir yang tercipta dalam ruangan tersebut adalah hanya bagaimana menyudutkan pihak perusahaan tanpa melihat dari sisi pandang yang berbeda.

Setelah pengaduan dari pihak ter-PHK selesai dibacakan, salah seorang anggota Komisi 4, Sdr Karles Sinaga langsung mengomentari kejadian PHK sebagai tidak memenuhi syarat, tanpa mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari pihak perusahaan. Apalagi ketika kemudian orang yang sama memotong penjelasanku dengan mengatakan bahwa perusahaan hanya berargumen untuk menutupi kesalahan-kesalahan, maka semakin jelas bahwa Komisi 4 telah melangkahi fungsinya sebagai Legislatif.

Maka ketika pihak Dinas Tenaga Kerja sebagai penengah perselisihan juga cuci tangan dan menuduh perusahaan telah melanggar prosedur, kami hanya diam saja tidak mengomentari apa-apa. Demikian juga ketika pihak Dewan Pimpinan Cabang Batam Serikat Pekerja Metal Indonesia berbicara mengatakan bahwa Management perusahaan tidak tahu Undang-Undang dan aturan Ketenagakerjaan, serta bahwa HR perusahaan hanya sebagai eksekutor dari keinginan perusahaan.

Sangat disayangkan anggota Komisi 4 DPRD Batam tidak melihat persoalan ini dengan bijak serta telah melangkahi kewenangan Eksekutif dalam menyalahkan salah satu pihak. Seharusnya mereka hanya mendengarkan persoalan dan memberikan rekomendasi jalan keluar terbaik, bukan untuk menghakimi dan menuduh tanpa dasar.

Rekomendasi mereka bukanlah garis akhir dari perselisihan perburuhan ini, masih panjang jalan untuk mencapai kesepakatan dengan para ter-PHK.

Wednesday, October 19, 2005

Secret Launch

Gue masuk ke satu website 'biar cepet kaya' yang gue sendiri belum tahu gimana cara kerjanya. Upline gue Muh. Ameen, teman kerja di Johor Bahru, Malaysia.

Ini websitenya: www.secretlaunch.com/?a_ardal

Tunggu tanggal mainnya !

Update: Halah... ternyata cuma bisnis-bisnis khayal yang banyak bertebaran di internet gitu. Bosen ah!

I'm back !

Lama ngga' mampir di blog lantaran komputer gue hancur, semua file and data hilang! Begitu juga koneksi ke internet jadi ngga' bisa.

Lagipula kalau kerja normal kayak orang-orang (maksud gue, kerja di siang hari) gue ngga' ada waktu buat buka internet. Kesempatan baru terbuka kalo pas masuk kerja malam.

So let's see what I'm gonna write here.....

Sunday, October 02, 2005

Harga BBM Resmi Naik (Lagi)

BBM naik lagi mulai 1 Oktober 2005. Sekarang bensin Rp. 4500/liter, solar jadi Rp. 4300/liter, terus minyak tanah Rp. 2000/liter, haaaaaahhhhhhhh......

Harga barang-barang kebutuhan merangkak naik, malah sebelum harga BBM diumumkan. Belum lagi berbagai keperluan vital seperti transportasi, listrik, ini-itu, segera menyusul. Kemaren saja naik taksi dari rumah yang biasanya hanya Rp. 2000 sudah menjadi Rp. 3000, naik 50% !!! Malah dengar-dengar dari Batu Aji ke Muka Kuning ditarik Rp. 4000 padahal sebelumnya hanya Rp. 2000 juga, naik 100% maaann....!!

Ada demonstrasi sopir angkutan kota juga. Mereka memblokir jalan dan melarang semua kendaraan roda empat lewat di pertigaan Barelang. Terpaksalah Pemko menurunkan bus Damri-nya dan Brimob menggunakan truknya untuk mengangkut para penumpang (yang sebagian besar adalah karyawan pabrik) menuju Muka Kuning. Karena jumlah bus/truk yang terbatas, terpaksalah sebagian besar berjalan kaki ! Fiuuhhh.... 4 kilometer yang berliku dan menanjak.

Masih bisakah rakyat Indonesia bertahan dalam kehidupan yang terasa semakin berat ini? Atau perlukah Pemerintah terus mengorbankan rakyatnya demi kelangsungan negeri yang sudah bangkrut ini?

"BBM naik tinggi, susu tak terbeli
orang pintar tarik subsidi,
bayi kami kurang gizi..."
(Iwan Fals dalam Galang Rambu Anarki)

Pe Ha Ka

Perusahaan melakukan perampingan karyawan dalam rangka efisiensi. Dalam waktu dekat, 9 orang karyawan permanen akan segera di PHK. Ini menjadi sebuah kemelut dengan pihak Serikat Pekerja karena beberapa dari karyawan tersebut adalah anggota mereka.

Beberapa hari belakangan ini sibuk dengan itu saja, sampai-sampai tak bisa berfikir hal yang lain. Memang berat untuk memutuskan siapa, berapa, dan kenapa alasannya. Tapi harus dilakukan sesuai arahan dari managemen atas, apalagi di Production memang kebanyakan Leader. Malah di SMT satu leader hanya pegang satu line. Ufff... satu orang memimpin 6 orang saja. Tak efisien memang.

Tentunya perusahaan akan membayarkan semua hak-hak mereka, malah sudah dihitung dan disediakan uangnya. Tinggal menunggu komando dari sang GM.

Yang jelas gue udah menginformasikan kepada anak buah gue yang terkena kebijakan ini, sebelum perusahaan memanggil mereka dan (bisa saja) menyebabkan mereka shock. But this is my risk, I've got to explain and be open with them. If they hate me after this, that are their choices. I did my job !