
Untuk semua sahabat 165, tetap semangat dan teruskan perjuangan menebarkan nilai-nilai mulia 165!
KADANG ADA YANG HARUS DICATAT DALAM ALIRAN KEHIDUPAN INI. SEBAGAI JEJAK YANG BISA DITELUSURI KEMBALI, KETIKA WAKTU TELAH MEMAKAN DAYA INGAT.
Untuk semua sahabat 165, tetap semangat dan teruskan perjuangan menebarkan nilai-nilai mulia 165!
Posted by
a_ardal
at
10:23 AM
0
comments
Ghost festival dalam tradisi Budha China sebenarnya adalah penghormatan terhadap arwah para leluhur. Kepada arwah leluhur dikirimkan kebutuhan-kebutuhan harian mereka di alam sana yang dipercayai sama seperti kebutuhan manusia di kehidupan dunia. Jadi makanan, pakaian, kendaraan, sampai uang pun dikirimkan. Caranya? Replika dari itu semua dibuat kemudian dibakar dan ditujukan agar sampai kepada para arwah yang dimaksudkan oleh masing-masing orang yang mendo'akan.
Seperti tahun lalu, grup perusahaan dimana aku bekerja kembali mengadakan upacara sembahyang hantu (begitu biasanya upacara ini disebut) di area lapang antara bangunan pabrik satu dan pabrik dua. 4 tenda besar dipasang sejak kemarin sore. Ada 3 patung kayu berukiran naga dengan warna-warna indah yang terbakar mulai pagi tadi. Puluhan kantong plastik besar berisi kertas uang surga, makanan-makanan yang akan dikirimkan, buah-buahan, minuman, replika kendaraan, dll semua disusun di atas meja persembahyangan. Tak ketinggalan juga bendera-bendera kecil (pengganti Tuhan sebagai penjaga?) berkibar di tiap-tiap meja. Serta tentu saja dupa hio yang terbakar tak henti-hentinya menyebarkan asap.
Selain untuk menghormati arwah leluhur, sembahyang hantu juga dimaksudkan sebagai perjamuan kepada fakir miskin. Jamuan ini ditandai dengan sembahyang rebutan terhadap makanan sembahyang setelah penghormatan selesai diadakan. Di pabrik kami tidak ada acara rebutan makanan, tapi diganti dengan jamuan makan siang untuk seluruh karyawan secara gratis.
Posted by
a_ardal
at
6:44 PM
0
comments
Labels: Budaya, Budha Cina, Kegiatan, Malaysia, Pekerjaan
Posted by
a_ardal
at
7:23 AM
0
comments
(Sekedar menyambung apa yang Harley keluhkan di sini.)
Seperti sudah kita mahfumi bersama, Jum'at malam lalu pemerintah telah menaikkan harga BBM (dengan kenaikan rata-rata 30%). Apa yang kemudian terjadi adalah seperti yang sudah sama-sama diperkirakan yaitu hampir semua barang kebutuhan pokok harganya juga ikut meningkat dengan besaran yang kurang lebih sama dengan kenaikan BBM tersebut (bahkan di beberapa tempat kenaikan harga barang kebutuhan pokok sudah mendahului kenaikan BBM itu sendiri!). Fenomena kenaikan harga barang-barang ini dikatakan banyak orang sebagai Multiplier Effect. Namun demikian, jika benar-benar dikaji perhitungan model matematisnya Multiplier Effect tersebut, maka harusnya besaran kenaikan tingkat harga-harga tidak sebesar besaran kenaikan harga BBM itu sendiri!
Apa yang pemerintah justifikasikan terhadap keharusan kenaikan harga BBM bahwa subsidi BBM lebih banyak dinikmati oleh masyarakat kelas menengah ke atas, sehingga BBM harus dinaikkan harganya agar adil, pada akhirnya menjadi tidak tepat karena seluruh lapisan masyarakat terkena dampaknya. Hal ini disebabkan terjadinya kenaikan tingkat harga secara umum (General Price Increase) yang lebih lanjut menyebabkan turunnya 'Real Income' masyarakat.
Apa yang salah sebenarnya dari dunia perminyakan
Apa yang salah dengan UU Migas itu?
Pertama adalah kita kehilangan kendali atas minyak yang ditambang. Saat ini memang katanya 25% adalah jatah KPS dan sisa 75%-nya milik pemerintah; namun itu perhitungan nett yang jika dimasukkan 'cost recovery' (yang oleh pihak KPS dikatakan terus-terusan naik) maka jatah riil pemerintah hanya sekitar 55% saja (dari 900an ribu barrel) - silakan tanya ke teman-teman yang bekerja di sektor Migas! Padahal di Russia saja pemerintahnya hanya memberikan jatah cap $26/barrel untuk KPS (sedangkan kelebihannya buat pemerintah), sehingga jika terjadi 'windfall profit' (seperti pada masa-masa sekarang) benar-benar dinikmati oleh negara! Satu hal yang lebih lucu lagi adalah pemerintah tidak punya daya untuk secara realtime menghitung berapa banyak minyak mentah yang ditambang di bumi pertiwi - sehingga besar sekali kemungkinan adanya minyak yang digelapkan! Tentunya masih ingat '
Kelucuan lain adalah ditengah-tengah harga minyak dunia yg sedang tinggi-tingginya ini jumlah lifting minyak malah menurun?!? Logikanya di mana ya, seharusnya
Kedua, soal peruntukan/alokasi hasil penambangan. Menurut UU Migas 2001, hanya 25% dari gas alam yang diperuntukkan untuk keperluan dalam negeri. Ini juga sangat konyol karena gas itu
Begitulah kisah sedih
Posted by
a_ardal
at
1:32 PM
0
comments
Posted by
a_ardal
at
3:32 AM
0
comments
Posted by
a_ardal
at
1:28 AM
0
comments
Sebenarnya masih ingin membeli beberapa buku lain seperti Deception Point-nya Dan Brown, The Sicilian-nya Mario Puzo atau Mereka Mengkhianati Saya tulisan Femi Adi Soempeno. Tapi mengingat budget yang terbatas, untuk sementara waktu ditunda dulu ke lain kesempatan.
Sekarang aku sudah mulai mencicil membaca buku-buku diatas, mulai dari karyanya Kang Abik dulu.
O iya, no 4~6 dalam list di atas adalah untuk anakku ADA
Posted by
a_ardal
at
11:39 PM
2
comments
Posted by
a_ardal
at
6:55 AM
0
comments
Labels: Lingkungan, Perjalanan
Your Expression Number is 8 |
Driven and ambitious, you have the potential to reach great things. You're both good with money and good at getting things done quickly. You are an excellent leader and a great judge of character. Full of energy and confidence, you undertake projects that seem impossible. Dependable and determined, you are able to understand the bigger picture. Even if you are not in a position of power right now, it will fall to you. At times, you can be very materialistic - and obsessed with status and power. While this isn't always a bad thing, you sometimes take it to the extreme. In order to be truly happy, you must balance the material and spiritual in your life. |
Posted by
a_ardal
at
11:35 PM
1 comments
Labels: Gak Penting, Tautan