Showing posts with label Kegiatan. Show all posts
Showing posts with label Kegiatan. Show all posts

Wednesday, October 29, 2008

Yang Tertinggal Dari Prof-32 Batam

Photo ini dari training ESQ kelas Profesional Batam angkatan 32 yang diadakan di bulan Ramadhan 1429H lalu. Baru dimuat sekarang karena memang photo ini baru diperoleh. Cerita bagaimana ia diperoleh agak muter-muter sedikit, tapi yang jelas nasib baik telah membawanya padaku. Terima kasih untuk Kang Didan dan Pak Iim yang telah mengusahakannya!Mengikuti training ESQ pada bulan Ramadhan untukku terasa lebih istimewa dibandingkan dengan training di bulan-bulan lain. Nuansa dan suasana spiritualnya terasa begitu kental. Itulah yang membuatku sudah merancang jauh-jauh hari untuk bisa hadir sebagai ATS. Dan Alhamdulillah itu dapat terlaksana dengan baik.

Untuk semua sahabat 165, tetap semangat dan teruskan perjuangan menebarkan nilai-nilai mulia 165!

Tuesday, August 12, 2008

NJ Plant Ghost Festival 2008

Ghost festival dalam tradisi Budha China sebenarnya adalah penghormatan terhadap arwah para leluhur. Kepada arwah leluhur dikirimkan kebutuhan-kebutuhan harian mereka di alam sana yang dipercayai sama seperti kebutuhan manusia di kehidupan dunia. Jadi makanan, pakaian, kendaraan, sampai uang pun dikirimkan. Caranya? Replika dari itu semua dibuat kemudian dibakar dan ditujukan agar sampai kepada para arwah yang dimaksudkan oleh masing-masing orang yang mendo'akan.

Seperti tahun lalu, grup perusahaan dimana aku bekerja kembali mengadakan upacara sembahyang hantu (begitu biasanya upacara ini disebut) di area lapang antara bangunan pabrik satu dan pabrik dua. 4 tenda besar dipasang sejak kemarin sore. Ada 3 patung kayu berukiran naga dengan warna-warna indah yang terbakar mulai pagi tadi. Puluhan kantong plastik besar berisi kertas uang surga, makanan-makanan yang akan dikirimkan, buah-buahan, minuman, replika kendaraan, dll semua disusun di atas meja persembahyangan. Tak ketinggalan juga bendera-bendera kecil (pengganti Tuhan sebagai penjaga?) berkibar di tiap-tiap meja. Serta tentu saja dupa hio yang terbakar tak henti-hentinya menyebarkan asap.

Selain untuk menghormati arwah leluhur, sembahyang hantu juga dimaksudkan sebagai perjamuan kepada fakir miskin. Jamuan ini ditandai dengan sembahyang rebutan terhadap makanan sembahyang setelah penghormatan selesai diadakan. Di pabrik kami tidak ada acara rebutan makanan, tapi diganti dengan jamuan makan siang untuk seluruh karyawan secara gratis.

Tuesday, January 29, 2008

Training ESQ Executive 7 JB

Ada rasa yang lain ketika akhir minggu lalu aku hadir dalam training ESQ di Johor Bahru. Senang akhirnya bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat ESQ di JB. Nikmat dan ikhlas bisa membantu training sebagai ATS. Bangga training produk bangsa Indonesia disebarkan dan diajarkan kepada bangsa lain. Dan berbagai perasaan lain bercampur aduk sepanjang pelaksanaan training. Terasa membahagiakan.

Training ESQ Executive angkatan ke 7 Johor Bahru (di sini disingkat menjadi JB-7) diadakan pada 25~27/Jan di Royal Johor Country Club, Larkin JB. Diikuti oleh 81 orang peserta dari undangan berbagai instansi (antara lain 14 orang Pengetua Sekolah Teknik dan beberapa orang Pegawai Kastam Diraja Malaysia) dan masyarakat umum, training berlangsung lancar dan peserta mengikutinya dengan baik. Meski ada kendala teknis (aliran listrik terhenti) dan sedikit 'kekagokan' dalam berbahasa pada hari pertama, namun pak Fahrul berhasil mengatasinya dengan sangat baik. Materi dapat disampaikan dengan utuh dan peserta larut mengikuti materi-materi yang disampaikan. Semoga berkah Allah SWT terlimpah pada Pak Fahrul, Mas Andi, peserta, alumni dan semua yang hadir pada training 3 hari tersebut.
Selain training, pada Jum'at malam diadakan renungan 165 khusus bagi para alumni dan pada Sabtu malamnya diadakan pula preview ESQ yang terbuka untuk umum.

Keterangan photo: Para ATS bersama Pak Fahrul Jamal dan Andi. Di photo tertulis angkatan 6, seharusnya angkatan 7. Terima kasih untuk Mas Ahmadi atas photonya dan Puan Hanisah (koordinator ATS) yang membagikannya secara gratis kepada para ATS.

Friday, January 25, 2008

ESQ Training Profesional 24 Batam

Aku masuk dan duduk di kegelapan. Suara tenang dan sendu dari pengeras suara di depan memenuhi seisi ruangan. Banyak kepala telah tertunduk dan sang pemiliknya sedang 'terbang' masuk ke dalam dirinya. Semua hanyut dalam kisah luar biasa pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail. Kondisi alpha.

Perlahan mulai terdengar sesegukan dari berbagai sudut ruangan yang makin lama makin terdengar jelas. Musik yang mengalun lembut terasa menghujam dada. Tiba-tiba ruangan terasa meledak, suara mengguntur keluar dari pengeras-pengeras suara berkekuatan tinggi, dan jerit isak tangispun terdengar dimana-mana. Aku hanyut, tersungkur, menangis dan berdo'a di sebuah sudut di kegelapan.

"Dimanakah kau letakkan cintamu selama ini? Kepada siapa kau berikan cintamu selama ini? Pernahkah kau mencintai Allah? Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaimu, bahkan ia lebih dekat dari urat lehermu? Mengapa kau jauh dari Allah?" Pertanyaan-pertanyaan itu bertubi-tubi menusuk ke qalbu. Setiap kali pertanyaan-pertanyaan itu diajukan maka semakin deras air mata mengalir dari orang-orang yang berada di dalam ruangan. Semakin banyak pertanyaan itu terdengar semakin tidak mampu lidah dan hati untuk menjawabnya.

Itulah sedikit gambaran suasana training ESQ Profesional angkatan 24 Batam di Hotel Panorama Regency, Jodoh - Batam tanggal 11~13/Januari lalu. Training yang dipandu oleh Pak Iman Herdimansyah, Mas Jusuf Rikza dan..... ini diikuti oleh kurang lebih 80 orang peserta. Training berlangsung lancar, penuh antusiasme peserta dan tentu saja seru tanpa kehilangan kesyahduan perenungan pencarian akan hakikat diri. Hal tersebut tergambar di wajah para peserta sepanjang 3 hari pelaksanaan training. Semoga Allah SWT membalas dan mengabulkan do'a-do'a yang dipanjatkan di tengah deraian airmata dan hati yang terbuka mengharap kasih sayang Illahi.

Seperti biasa di malam kedua training, diadakan pula acara renungan 165 bagi para alumni. Kali ini yang disampaikan adalah bagaimana cara Membangun Spiritual Leadership. Sekitar 50 orang alumni tampak hadir mengikuti renungan dengan tekun dan penuh semangat. Semoga rahmat dan hidayah Allah SWT senantiasa tercurahkan pada orang-orang yang selalu berusaha memperbaiki dan mendekatkan diri padaNya.

Training berikutnya akan diadakan pada 8~10/Februari di tempat yang sama. Sampai bertemu kembali.

Thursday, January 24, 2008

Rencana Training ESQ JB

Sejak pindah tinggal dan bekerja di JB, aku belum sekali jua menghadiri atau terlibat dalam pelaksanaan training ESQ di sini. Aku secara rutin masih terus ke Batam sebulan sekali untuk hadir di training sebagai ATS. Dan juga saat training pertama ESQ oleh Club 165 Singapore diadakan aku datang menghadiri. Alasan kesibukan kerja, ketidaktahuan tempat dan waktu pelaksanaan, dan faktor jarak yang relatif jauh dari tempat tinggal adalah beberapa yang bisa disebut sehingga aku belum dapat berjumpa dengan sahabat-sahabat ESQ Johor Bahru.

Adalah pembicaraan saat training ESQ Profesional angkatan 24 Batam dan email dengan Mas Bram yang mendorong aku untuk merencanakan hadir pada training ESQ Johor. Kemudian sebuah SMS indah dari bunda Dewi Fauzi (wakil III korwil Kepri/koordinator training profesional Batam) untuk berbagi kebahagiaan dan do'a pada hari ulang tahun Pak Fahrul Jamal (trainer ESQ) yang mendorongku untuk mengirimkan SMS ucapan selamat dan do'a ulang tahun untuk Pak Fahrul. Dan Subhanallah, sungguh tiada kebetulan di dunia ini, jawaban SMS Pak Fahrul mengatakan bahwa beliau ternyata sedang berada di Johor Bahru untuk memberikan training pada angkatan 7 Johor Bahru 25~27 Januari 2008 besok ini! Wah, jadi semakin bulat keinginan untuk ikut hadir. Apalagi kemudian Pak Fahrul juga mengajak untuk bertemu dan menanyakan apakah aku bersedia menjadi ATS.

Insya Allah gayung ajakan dan pertanyaan itu akan kusambut. Aku sedang mengatur jadwal kerjaku dan melihat situasi di kilang saat ini yang agak longgar tiba-tiba high loading, nampaknya tidak ada masalah bagiku agar bisa hadir pada hari Sabtu dan Minggu. Mama Ani juga antusias untuk hadir, mengingat Pak Fahrul adalah juga trainer saat ia mengikuti training kelas profesional angkatan 19 Batam.

Wednesday, January 09, 2008

Main Teka Teki

Pernah nyoba mampir main ke sini?

Hebat nih yang bikin teka-teki! Benar-benar memeras kemampuan logika. Jika biasanya menghadapi teka-teki silang ala buku emperan jalan (yang gambar sampulnya banyak yang 'nakal' itu) main tutup mata aku yakin bisa menjawab semua soal atau mengikuti test-test psikologi ketika melamar pekerjaan juga tanpa masalah berarti, maka menghadapi teka-teki di situs ini bikin aku berkerut kening banget.

Masih mentok di level 8 nih! Padahal katanya ada 50 level semuanya. Blah..., pusing dah! :)

Monday, December 24, 2007

Menghadiri Training ESQ Pertama Singapore

Tidak jadi dapat mengikuti acara temu alumni ini karena Mama Ani sakit dan pekerjaan di pabrik yang tak dapat ditinggalkan. Apa boleh buat, meski maksud hati begitu besar namun jika Allah tidak berkehendak, maka aku tidak dapat memaksakan diri untuk hadir.

Tapi ada gantinya, aku - Mama Ani - ADA dan Weni bisa datang pada hari Minggu untuk re-charge satu hari penuh di hari ke-3 Training ESQ angkatan-1 Singapore. Ini sebagian photo perjalanan tersebut:

Di terminal bus Gelang Patah sedang menunggu bus CW3. Di belakang ada tulisan next bus to Jurong East at 09.10AM, tapi bus yang biasanya sangat tepat waktu kemarin itu terlambat datang pukul 09.20AM!

Di dalam ruangan training tidak diperbolehkan mengambil gambar, jadi hanya bisa mengambil suasana di luar saja.

Tapi sempat juga 'nakal' mengambil gambar ini (camera blitz off) saat Pak Ary Ginanjar Agustian menutup acara.

Senang sekali dapat kesempatan bertemu langsung, berbicara dan salam semut dengan Pak Ary. Saat berjumpa di Padang dulu, tidak ada kesempatan untuk bersalam semut dengan beliau. Aku juga sempat beramah-tamah dengan Opa Bundo (sesepuh ESQ), Pak Caca (ketua alumni internasional), Pak Reinaldy Agusyana (trainer) dan juga dengan para penggerak ESQ di Singapore seperti Pak Azhari, Pak Khamis, Pak Ibrahim dan Ustadz Zul.

Ada satu photo lagi dengan Pak Ary, tapi bukan dari kamera ini. Nanti kalau sudah diterima, akan dipajang di sini juga.

Update 11/Jan: Mas Ahmadi baru sempat mengirimkankan ke email-ku di Yahoo! photo bersama Bapak Ary Ginanjar Agustian ini:

Keterangan photo (dari kiri ke kanan): Weny, Pak Ary Ginanjar Agustian, aku, dan Mama Ani.

Saturday, December 22, 2007

Rencana Temu Alumni ESQ Di Singapore

Malam nanti pukul 8 (waktu Sin) ada Temu Alumni ESQ di Raffles Marina, Singapore. Alumni yang akan hadir adalah para alumni dari Kepri (Batam, Tj. Balai Karimun dan Tj. Pinang), Johor Bahru, dan tentu saja dari Singapore sendiri. Kemungkinan akan ramai yang datang karena acara ini dihadiri langsung oleh Bp. Ary Ginanjar Agustian. Alumni Batam telah dikoordinir langsung oleh Pak Iskandar Alamsyah, Korwil ESQ Kepri. Mereka diarahkan berangkat bersama dari Batam dan akan berangkat ke tempat acara dengan menggunakan bus yang telah disediakan oleh FKA Singapore dari mesjid Daarul Aman di kawasan Geylang.

Acara temu alumni ini adalah satu bagian dari pelaksanaan Training ESQ Inhouse I Singapore. Ya, training pertama kalinya di negeri Singa ini. Mudah-mudahan menjadi awal yang baik bagi perkembangan ESQ di sana.

Insya Allah aku akan datang.

Friday, December 21, 2007

Aidil Adha 1428H di Gelang Patah

Kamis pagi (untuk hari kerja Rabu) aku pulang lebih awal dari pabrik. Jam 6 teng aku sudah di pintu keluar menunggu van yang akan mengantar pulang ke apartemen. Ya, tentunya karena hari Kamis 20/Dec 2007 adalah bertepatan dengan 10 Dzulhijjah Hari Raya Aidil Adha 1428H, jadi aku pulang awal untuk siap-siap Shalat 'Ied pagi harinya.

Mama Ani tidak bisa ikut, sedang kurang sehat. ADA juga tidak ikut, belum bangun dan tak bisa dibangunkan. Jadilah aku sendiri yang pergi ke surau Taman Nusa Perintis untuk shalat 'Ied. Saat sampai di surau, sudah cukup banyak jamaah yang datang. Sama seperti saat Aidil Fitri 2 bulan lalu, wajah-wajah yang hadir nampak bisa dibedakan suku bangsanya. Ada yang dari Bangladesh, India, Indonesia dan tentu saja Malaysia sendiri. Namun semua adalah satu keyakinan, satu ukhuwah dan satu kebahagiaan dalam Islam.

Ketika Ustadz menyampaikan khutbahnya, hujan mulai turun. Tapi itu tidak menggangguku dalam mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan dalam khutbah itu. Justru yang datang menganggu adalah rasa kantuk (setalah bekerja semalaman). Berkali-kali aku menguap dan berkali-kali pula aku memaksakan mata dan badan untuk tetap 'hadir' di dalam masjid. Aku bertakbir di dalam hati, "Alahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar... Laa illahaillallah huwallahuakbar... Allahu Akbar wa lillaailham..." Cukup ampuh mengusir kantukku!

Hujan ternyata makin menderas. Banyak jamaah yang tertahan tidak bisa pulang termasuk aku. Ternyata malah membawa berkah tersendiri; aku jadi mengetahui satu tradisi di Malaysia di saat hari Raya. Makan nasi ambang ramai-ramai! Aku jadi teringat kebiasaan yang sama di Payakumbuh setelah shalat hari Raya, bahkan cara penyajiannya pun sama. Nasi disajikan di atas nampan besar dengan lauk berupa ayam gulai, daging sapi dan sambal. Satu nampan 'dikeroyok' oleh 4~5 orang. Entah kebetulan entah bagaimana, di nampan yang kumakan, selain aku hanya ada 2 orang lelaki lain yang menghabiskan suguhan besar itu. Barangkali faktor dingin cuaca dan (tentu saja, hehehe...) perut yang lapar, nasi ambang satu nampan itu habis kami makan bertiga! Mudah-mudahan menjadi tabungan amal untuk yang telah mempersiapkan makanan lezat tersebut.

Setelah makan, hujan belum kunjung reda. Aku coba telpon ke pool taksi tak ada yang menerima, persis sama ketika Aidil Fitri! Aku dan Mama Ani kontak-kontakan gimana aku bisa pulang. Sambil menunggu, aku mengobrol dengan pengurus surau itu. Darinya aku dapat keterangan bahwa hewan qurban yang akan disembelih hari ini ada 8 ekor lembu! Cukup banyak menurutku untuk ukuran surau kecil dengan penduduk sekitar yang tidak banyak dan merupakan percampuran antar bangsa (Malay, Chinesse, India, dll). Ada keinginan untuk ikut membantu dalam acara pemotongan hewan quran, tapi mengingat kantuk dan Mama Ani yang sedang tidak sehat, akhirnya niat itu kuurungkan.

Setelah beberapa lama, akhirnya berhasil juga menghubungi sopir mobil van perusahaan dan memintanya menjemputku di surau. Dengan begitu sampailah aku kembali ke apartemen tanpa basah kehujanan. Selanjutnya tidak banyak yang bisa diceritakan karena sampai siang lewat sedikit aku tertidur lelap. Halah... hari Raya kok malah tidur, hehehe...!

Saturday, December 15, 2007

Satu Tahun Mengenal ESQ

Desember tahun ini tepat satu tahun aku merasakan indahnya dunia bahagia spiritualitas ESQ. Dimulai sejak dari menjadi peserta training (angkatan 12 Batam), sebagai alumni, menjadi ATS, sampai ikut dalam kegiatan-kegiatan alumni ESQ di luar training. Senang dan bahagia rasanya berada di dalam kegiatan dimana hati, pikiran, dan badan bersatu bersama-sama.

Banyak manfaat yang sudah kudapat. Ilmu-ilmu 165 yang diajarkan telah membukakan hatiku selebar-lebarnya untuk menyadari siapa AllahAl Khooliq, siapa aku, untuk apa aku di dunia, dan hendak kemana aku akan pergi setelah kehidupan dunia. Pengalaman-pengalaman membahagiakan dan tak terlupakan sebagai ATS. Derai air mata dan senyum optimis kebahagiaan menghadapi apapun di dunia ini. Keikhlasan membantu tanpa keinginan mendapatkan balasan kecuali ridhaNya. Berjumpa sahabat-sahabat sejati. Perjalanan-perjalanan spiritual tinggi menembus batas pemikiran dan menukik dalam ke dasar hati. Banyak, sungguh banyak!

Dari pertama kali menjadi ATS di training angkatan 15 pada bulan Maret 2007, alhamdulillah aku tidak pernah absen membantu pelaksanaan training sampai angkatan 23 bulan Desember 2007 lalu. Segalanya dimudahkan oleh Allah Al Baari' agar aku dapat hadir di ruangan training. Entah saat masih di Batam, pun jua ketika sudah bekerja di Johor Bahru, selalu ada waktu dan kesempatan yang diberikanNya untukku. Termasuk juga kemudahan ketika aku bisa mengikuti training lanjutan Mission Statement angkatan 2 Batam dan mengikutkan Mama Ani untuk juga dapat merasakan kebahagiaan spiritual ESQ.
Dan sebagai pengingat, bisa jadi iklan koran ini adalah kenang-kenangan paling indah bagaimana setahun yang lalu ia hadir untuk mengubah caraku memandang hidup!

Ada keinginan di hati yang sedang diupayakan untuk terwujud berkaitan dengan training ESQ dan keluarga. Mudah-mudahan secara perlahan akan bisa diwujudkan.

Thursday, December 13, 2007

Mengunduh Photoshop CS2

Sedang mengunduh versi uji coba Adobe Photoshop CS2 (9.0.1) nih! Sudah setengah jam lebih dan baru 80% dari 329MB yang tersalin.

Aku ingin mengedit beberapa photo tapi tidak punya software photo editor di PC yang kupakai sekarang ini (software photoshop yang lama berada di slave disk milikku di Batam). Setelah cari-cari sebentar, ketemu tautan di atas untuk mencoba CS2. Langsung diunduh.

Monday, December 10, 2007

ESQ Training Profesional 23 Batam

Training ESQ Profesional angkatan ke-23 Batam berlangsung dengan baik dan lancar di Panorama Regency Hotel Batam dari tanggal 7~9 Desember 2007 minggu lalu. Training kali ini disampaikan oleh salah seorang trainer senior yaitu Bpk. Muhlis Samsudin (yang merupakan Region Head untuk wilayah Indonesia Timur; Bali, Nusa Tenggara, sampai Irian Jaya) didampingi oleh asisten Mirza dan Ahmad.
Sebanyak 94 orang peserta hadir dari hari pertama pelaksanaan training, 31 orang diantaranya adalah berasal dari Singapore. Para peserta nampak mengikuti training dengan antusias dan penuh konsentrasi sehingga mereka dapat 'cair' dan melebur dengan materi-materi yang disampaikan. Bahkan itu juga nampak terlihat pada para peserta muda dari Singapore, yang sebagian nampak memiliki kendala bahasa karena tidak terbiasa dengan bahasa Indonesia/Melayu.

Tempat pelaksanaan training yang bukan di Planet Holiday Hotel seperti sebelum-sebelumnya dan untuk pertama kalinya di Panorama Regency Hotel ini adalah untuk sementara waktu. Menurut Mas Bram dari Marketing ESQ LC Cabang Batam, pihaknya masih dalam perundingan dengan Planet Holiday Hotel setelah MoU sebelumnya berakhir. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diselesaikan dan ESQ LC Batam bisa kembali menggunakan fasilitas yang lebih baik di Planet Holiday Hotel. Dari apa yang kulihat dalam Sabtu Minggu di Panorama Regency, ruangannya tidak cukup besar untuk menampung jumlah para peserta dan alumni, tata letak dan pengaturan lampu yang tidak sesuai dengan penyajian materi training, sampai ke pengaturan letak meja konsumsi, marchandise ESQ, registrasi area, dll

Akibat yang nampak timbul (bagiku) adalah terhalangnya kelancaran penyajian materi training bagi peserta karena tempat yang tidak memadai. Pintu keluar masuk hanya satu dan berdekatan dengan tempat letak sepatu dan meja konsumsi. Aliran pergerakan peserta dan alumni menjadi terhambat. Sehingga berakibat pada molornya waktu training dalam setiap sesi.

Aku (sekali lagi) hadir sebagai ATS seperti biasa. Peran sebagai perusak bunga kembali kujalani di sesi Self Controlling, di samping peran-peran lain seperti penjaga blok dan pintu. Apapun tugasnya, adalah selalu menyenangkan dan membahagiaan bagiku membantu pelaksanaan training ESQ di Batam. Ikhlas dalam setiap peran dan hasil.

Sampai bertemu di ESQ training selanjutnya.

Friday, December 07, 2007

Pas Pelajar

Mengurus izin belajar bagi warga asing di Johor Bahru ternyata mudah-mudah sulit. Jika semua dokumen lengkap, maka urusannya akan menjadi lancar, pelayanan dari pegawai kerajaan di sekolah, Jabatan Pendidikan Johor (sama dengan Dinas Pendidikan di Indonesia) dan Jabatan Imigresen Johor cukup baik dan tidak bertele-tele, serta selesai dalam waktu cepat. Mari simulasikan: pergi ke sekolah membawa dokumen-dokumen yang diperlukan, isi formulir rangkap empat, petugas akan membuatkan surat pengantar ke Jabatan Pendidikan. Pergi ke Jabatan Pendidikan mengajukan surat pengantar dan dokumen, pemeriksaan dokumen-dokumen, petugas membuatkan surat rangkap 3 (kepada Jabatan Imigresen, sekolah, dan pemohon). Pergi ke Jabatan Imigresen, mengisi formulir dan mengajukan dokumen, pemeriksaan dokumen dan tunggu hasilnya (akan ditelpon langsung setelah permit selesai sekitar 2~3 minggu kemudian). Proses dari kantor ke kantor berjauhan jarak itu bisa selesai dalam satu hari! Bandingkan dengan urusan surat menyurat di pemerintahan kita, yang bahkan untuk mendapatkan satu tanda tangan saja bisa berhari-hari! :(

Nah sulitnya, kalau dokumen kurang atau tidak lengkap. Satu surat kurang atau tidak dibuatkan secara khusus, maka akan ribet jadinya. Itulah yang aku alami ketika mengurus pas pelajar untuk ADA. Di Sekolah Kebangsaan Nusa Perintis 1 Gelang Patah, urusannya sangat lancar. Kurang dari 15 menit surat pengantar sudah diperoleh, tanpa membayar sepersen pun! Demikian juga di Jabatan Pendidikan Johor, 15 menit surat pengantar ke Jabatan Imigresen sudah di tangan, pun tanpa mengeluarkan uang (nanti kalau sudah mengantongi pas pelajar dari imigresen, baru bayar RM120)! Di Imigresen baru ada masalah, surat perusahaan yang kubawa tidak menujukan secara khusus surat itu kepada Jabatan Imigresen untuk apa surat kepegawaian itu dibuat. Terpaksalah aku mintakan lagi surat itu ke HRD sore itu juga untuk dibawa lagi esok harinya ke Imigresen. Hari kedua, ada masalah lagi: si ADA harus punya paspor sendiri yang terpisah dari paspor mamanya! Artinya, harus pulang dulu ke Batam dan membuatkan paspor untuk ADA. Artinya lagi, kemungkinan besar ADA akan terlambat bergabung di awal tahun ajaran baru bulan Januari besok karena jika minggu depan baru diajukan ulang, maka mungkin baru awal Januari pas pelajar tersebut diperoleh.

Apa boleh buat, sebagai warga asing sudah sepatutnya mengikuti aturan negara orang lain. Tapi bolak-balik mengurus surat ke Imigresen itu yang membuatku tidak bisa beristirahat! Dari bangun tidur hari Rabu sore, aku tidak tidur-tidur sampai Jum'at siang. 45 jam lebih! Kok bisa? Ini runtutannya: Rabu malam kerja sampai Kamis pagi, Kamis pagi sampai sore pergi ke sekolah, jabatan pendidikan, dan imigresen dengan Mama Ani dan ADA, sore itu aku kembali ke perusahaan meminta perbaikan surat pernyataan pegawai. Kamis malam kerja seperti biasa sampai Jum'at pagi. Lalu Jum'at pagi ke Jabatan Imigresen Johor di Bandaraya, yang mana kemudian meminta paspor mandiri ADA. Kembali dengan kecewa ke Gelang Patah, ambil uang di ATM, shalat Jum'at dan makan siang. Pulang ke apartemen, mandi, dan baru terlelap sekitar jam 3 siang!

Demi sekolah anak, aku ikhlas mengusahakannya. Meski harus mengorbankan waktu istirahat!

Thursday, December 06, 2007

'Rumah Baru' di WordPress

Akhirnya aku punya personal blog baru di WordPress. Penasaran juga untuk memiliki blog-acount di sana, untuk membuktikan penilaian sebagian orang yang mengatakan ia lebih menarik daripada Blogspot ini. Jadinya inilah blog-ku di WordPress, sebuah blog yang aku sendiri belum tahu akan diisi tulisan apa. Sepertinya akan cenderung untuk kuisi dengan hal-hal yang timbul dari pikiran dan perasaan, sebagai buah dari otak dan hati. Jadi tulisan-tulisannya akan lebih berupa opini, curhat, sampai kontemplasi.
Tapi juga terpikir dengan dibukanya blog baru ini: apakah nanti aku sanggup mengisi 'rumah baru' ini dengan 'perabotan-perabotan' berharga dan membuatnya menjadi tempat yang menarik dan nyaman? Punya banyak rumah berarti waktu operasional yang dipakai untuk mengelolanya juga harus lebih banyak dan lama. Selain catatan-catatan kehidupan di sini, juga ada pondok hobi tempat bermain yang menyenangkan, dan sebuah rumah lama yang telah terbengkalai adalah tempat-tempat tinggalku di dunia maya.

Siap dan sanggup mengalokasikan waktu di tengah kesibukan sehari-hari? Sebuah tantangan baru lagi!

Monday, November 12, 2007

ESQ Training Profesional 22 Batam

Training ESQ Profesional angkatan ke-22 Batam pada 9~11/November diikuti oleh 74 orang peserta, dua pertiga diantaranya adalah peserta pria. Dan sepertiga dari jumlah peserta kali ini datang dari Singapura. Meski jumlah peserta tidak seramai biasanya, namun tidaklah mengurangi kekhusu'an, keseriusan, kebahagiaan, dan keseruan materi trainingnya. Para peserta nampak terbawa terbang tinggi menembus batas pemikiran dan menukik dalam ke dasar hati berkat bimbingan sang 'pilot' Pak Fahrul Jamal dan 'copilot' Jusuf Rikza & Candra.

Sulit mengungkapkan kebahagiaan yang kurasakan dapat hadir lagi sebagai ATS kali ini. Melihat deraian air mata, mendengarkan isak tangis, dan merasakan hidayah besar yang turun menghampiri peserta, serta tentu saja juga larut masuk ke dalam diri sendiri, tersungkur dan menangis membasahi pipi dengan air mata keinsyafan. Meski hanya dapat membantu 1,5 hari saja (mulai Sabtu siang sampai Minggu sore), rasanya sungguh sepenuh dada. Hingga hilanglah penat di raga dan tak terasa lelahnya badan karena perjalanan dari JB & kurangnya istirahat di hari-hari sebelumnya. Semua hilang ditimpa semangat tinggi dan keikhlasan berbagi di sana.

Tugas yang baru dan belum pernah kulaksanakan selama menjadi ATS dan kuemban kali ini adalah menjadi 'orang Jepang'. Berduet dengan Mas Candra, kami menjadi 'Jepang keling' berikat kepala bendera Jepang, berjalan cepat, sedikit membungkuk, dan berbicara khas gaya orang Jepang untuk membacakan 7 prinsip usaha Matsushita. Seru juga ternyata!

Kombinasi dari rasa-rasa yang timbul di dalam hati itulah yang barangkali membuatku selalu kangen ingin berada di ruangan training ESQ. Meski jarak terbentang jauh antara JB dan Batam sekarang buatku, Insya Allah tak mengurangi niat untuk selalu hadir.

Monday, October 29, 2007

Hari Raya Bersama Alumni ESQ S'pore

Menghadiri acara-acara ESQ baik itu training, buka bersama, renungan, rapat, silaturahmi, dsb bagiku adalah kegiatan yang membahagiakan. Bertemu dengan sahabat-sahabat dalam suasana yang sangat akrab dan santun serta penuh kasih sayang merupakan anugerah indahnya tali silaturahmi yang diberikan Allah kepada umatNya. Karena itu aku berusaha agar selalu dapat mengikuti acara-acara yang diselenggarakan oleh ESQ dan FKA di mana jua aku berada. Seperti saat di Padang 3 bulan lalu, di Batam, bahkan di Singapore seperti kemarin.

Undangan Hari Raya Bersama bagi alumni ESQ Singapore ini kuketahui dari website FKA ESQ Kepri. Acara sejenis halal bihalal di Indonesia ini diadakan di Masjid Darussalam, Clementi. Isi dan format acara diadakan dalam nuansa yang sangat khas ESQ. Mulai dari para panitia (dan sebagian hadirin) yang berpakaian hitam-hitam, backdrop layar dengan display-display 165, lagu-lagu yang biasa terdengar dalam training ESQ, sharing pengalaman training/spiritual, sampai ke hadiah-hadiah kecil dan juga door prize bagi peserta.
Juga ada kejutan teleconference dengan Pak Ary Ginanjar Agustian melalui handphone Mas Aminul Rahman Pulungan, trainer yang diundang alumni ESQ Singapore untuk memberikan sambutan, menjelaskan Asmaul Husna serta memimpin do'a di akhir acara.

Sahabat-sahabat dari Batam cukup banyak yang datang, antara lain Pak Sonny dan keluarga (Bunda Wury, Viqha, Azeem, dan Dhanie), Kang Didan & Bunda Dini, Pak Sugeng dan keluarga, Pak Masrur Amin dan keluarga, Mbak Widia dan Putra dari Shinetsu, Mas Yulianto, Bunda Yeni, Bunda Siti Djamilah dan beberapa sahabat-sahabat lainnya. Sungguh menyenangkan bertemu dengan mereka semua!
Kerja keras dan usaha alumni ESQ Singapore untuk mengadakan acara ini pertama kalinya di Singapore patutlah dihargai setinggi-tingginya. Terutama sekali kepada Pak Ibrahim, Ustad Ashari, Bunda Saibah, Bunda Jamilah, Ustad Zul, Madam Liana, Cik Razeem, dan lain-lain yang tak dapat disebutkan satu persatu di sini. Marilah kita pererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah diantara kita demi tegaknya syiar Islam dan nilai-nilai 165 di muka bumi.

Thursday, October 18, 2007

Pasar Malam Gelang Patah

Ada pasar dadakan di Gelang Patah setiap Selasa malam. Lokasinya di jalan depan jejeran salah satu pertokoan di sana, dekat halte bus dan pusat jajan. Disebut pasar malam karena hanya dibuka mulai sore pukul 5 sampai 10 setiap Selasa malam saja.

Ini suasana jalan di siang hari-hari biasa:

Dan ini suasananya pada Selasa malam:
(photo belum diambil, tunggu Selasa depan ya...)

Para pedagang menggelar barang dagangannya di lapak-lapak bongkar pasang, dilindungi tenda terpal/plastik, serta diterangi cahaya lampu bersumberkan generator. Sangat bervariasi dagangannya, mulai dari ikat rambut, gunting kuku, tas pakaian, buah-buahan, makanan kecil sampai besar (seperti ayam bakar utuh), mainan anak-anak, minuman, alat-alat dapur, voucher top-up pasca bayar, bumbu-bumbu, sayuran, sampai ke ikan/daging segar, semua ada tersedia. Karena itulah setiap Selasa malam pasar ini ramai dikunjungi warga sekitar. Apalagi harganya cukup bersaing dengan harga di kedai runcit (warung kelontong), sehingga banyak juga yang membeli kebutuhan mingguannya di sini.

Kalau aku ke sana, yang kunikmati adalah suasananya. Rasanya seru aja jalan kaki malam-malam, berada di tengah-tengah arus manusia yang sedang melihat-lihat atau bertransaksi, sambil mengudap makanan kecil, diterangi cahaya lampu dari setiap lapak (dan kalau beruntung, cahaya bulan purnama), menghirup aroma pasar (ingat waktu jalan ke Pekanbaru ini), sambil ngobrol dengan teman-teman.

Itulah juga kesan yang ditangkap Mama Ani dan ADA saat mereka kuajak ke pasar malam minggu lalu. Mereka senang sekali berada di sana, melihat-lihat dan membeli beberapa barang yang diminati. Itulah kenapa tadi malam mereka kembali mengajak pergi ke sana. Tidak ada barang yang ingin dibeli sebenarnya, tapi hanya ingin merasakan suasananya saja. Jadi meski agak mendung dan baru saja selesai hari Raya (sehingga jumlah pedagang dan pengunjung berkurang), tetap saja menyenangkan bagi kami jalan-jalan di sana. Murah, meriah dan menyenangkan!

Wednesday, October 03, 2007

Ibu Ranger

Bertemu iburanger Harlia dalam training ESQ Profesional Angkatan 21 Batam akhir minggu lalu. Harley (begitu ia dikenal) adalah istri dari bapakranger Imansyah Lubis, alumni ESQ yang sudah lebih dahulu kukenal. Ketika asyik main di MP-nya Iman, nah di situlah ketemu tautan ke rumah virtualnya iburanger. Benar-benar keluarga ranger, sampai anakranger pun ada!

Seseru tulisan-tulisannya, itulah kesan ketika berjumpa langsung dengan orangnya. Cepat akrab, termasuk dengan Mama Ani. Lihat aja photo mereka ini, akrab kan?
Kalau iburanger main ke sini, mudah-mudahan senang lihat photonya :)

Thursday, September 27, 2007

Ke Batam Untuk ATS ESQ

Sore nanti aku pulang ke Batam. Rencananya aku akan menjadi ATS pada training ESQ Profesional angkatan 21 Batam yang akan dilangsungkan hari Jum'at sampai Minggu 28~30/Sept. Untuk training kali ini, aku bisa membantu pelaksanaan training untuk Jum'at dan Sabtu saja, karena hari Minggu aku harus kembali ke Gelang Patah karena dapat giliran tugas sebagai Duty Manager di perusahaan.

Friday, September 14, 2007

Mesjid 45 Kipas

Di satu-satunya mesjid yang ada di Gelang Patah (mesjid Jamee') yang kudatangi tadi untuk shalat Jum'at, aku menemukan beberapa hal yang menarik.

Di dinding atas dalam ruang utama masjid dipenuhi dengan kaligrafi-kaligrafi indah berwarna hijau, merah, hitam dan biru. Di bagian depan atas mimbar adalah kaligrafi Asmaul Husna 99 nama Allah berwarna merah. Samping kanan adalah kaligrafi Al Fatihah, samping kiri ayat Qursy dan bagian belakang aku belum memperhatikan dengan cermat (ngga' enak dong menoleh-noleh ke belakang saat jamaah sedang penuh). Lalu pada 4 tiang terdapat kaligrafi surat Al Kaafiruun, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas. Meski bangunan mesjidnya sendiri sederhana, tapi dengan karya kaligrafi tersebut maka mesjidnya terasa menjadi indah.

Kalau di Indonesia kotak infak/sadaqah biasanya terbuat dari kayu. Barangkali maksudnya adalah agar jamaah yang memasukkan uang ke dalamnya merasa aman orang lain tidak mengetahui jumlah uang yang dimasukkan, biar jauh dari rasa riya'. Meski di beberapa tempat pernah juga ditemui kotak infak terbuat dari kaca sehingga tembus pandang isi di dalamnya. Nah di mesjid Jamee' ini, kotak infaknya adalah kotak plastik ware (wadah makanan) yang dilubangi. Lucu juga dan nampak simple.

Hal berikutnya yang menarik perhatian adalah jumlah kipas angin yang tersedia di dalam mesjid. Aku hitung semuanya ada 45 kipas angin! Pada setiap sisi dinding ruang utama mesjid berukuran 8x16 meter itu terdapat 2 buah, dekat mimbar ada 3 buah, pada ke-4 tiang terdapat masing-masing 3 buah, di teras kiri kanan terdapat 2 buah, teras belakang 3 buah da di bagian belakang ada 15 buah kipas angin! Hebatnya, semua kipas angin itu beroperasi dengan baik. Jadi semilir dan desir angin selalu terasa di dalam mesjid, membuat perasaan terasa nyaman dan enak untuk beribadah di dalamnya.